TRAGEDI

SUPER OUT BOUND KOJAIS
HUTAN WISATA WONOSADI
Duren, Beji, Ngawen, Gunung Kidul

Sayang aku terlambat. Karena ada sedikit agenda yang sudah terjadwalkan ahad 18 Desember 2011 kemarin. Kurang lebih 150 peserta dari dua organisasi Islam Kecamatan Sambirejo dan Ngawen Kabupaten Gunung Kidul dengan usia SD kelas 5 sampai mahasiswa serta yang tidak sekolah pun ikut andil dalam outbond dengan tema “Satu Jiwa Sejuta Karya” (kayaknya pernah dengar kata-kata ini sebelumnya deh…Ya. Bukunya Fachmy Casofa , numpang promosi). Aku orang asing yang tiba-tiba bergabung jadi panitia bayangan. Karena hanya aku yang berasal dari Jawa Tengah, sedangkan yang lain Yogyakarta. Beberapa permainan di Pos-pos dan semuanya serba alami. Di sebuah Hutan Wisata yang terletak di dukuh Duren Desa Beji Kecamatan Ngawen Kabupaten Gunung Kidul. Rerentetan pegunungan yang memisahkan Jawa Tengah (Kecamatan Bayat, Klaten) dengan Gunung Kidul (Yogyakarta).

Kendaraan harus di parkir satu kilometer dari kaki gunung. Karena jalan berbatu dan menanjak. Semua kendaraan di parkir di tempat sekretariatan atau juru kunci Hutan Wisata Wonosadi. Saat perjalanan ke puncak gunung dibimbing oleh salah satu juru kunci sebagai ‘Guide’. Tinggi dari kaki ke Puncak kurang lebih 3 km dengan jalan yang cukup landai (kalau dpl kurang tahu ya. he…he…).

Konon ceritanya Hutan itu ada yang menunggu (seseorang yang hilang di puncak pegunungan, dan menurut masyarakat setempat jasad dan ruhnya ada di puncak itu). Puncak pegunungan, oleh masyarakat desa dianggap tempat paling memiliki nilai spiritual. Dalam acara-acara adat selalu dilakukan upacara atau ritual. Apapun itu kami harus menghormatinya, tapi soal agama, ketika kami meminta hanya kepada Allah. (OKE)

Tidak hanya tempatnya yang alami, sejuk, tapi flora dan fauna pun dilindungi oleh Pemda Gunung Kidul. Beberapa jenis Aves, Amfibi, Serangga, Anggrek, dan beberapa hewan dan tumbuhan yang lain dapat kita temui disana. Kebetulan saat kita naik, mereka (Penanggung Jawab) sedang Reboisasi hutan. Beberapa tumbuhan yang tak layak hidup digantikan dengan tumbuhan muda yang lebih baik.

Diantara semua permainan di tiap pos, dan sport jantung saat menuruni jalan yang sangat landai dan licin. Lebih memacu adrenalin lagi adalah Flying Fox, pasti sudah tahu kan? Mungkin menurutku biasa, tapi tidak bagi anak-anak perbatasan ini. Semua anak mencoba permainan ini. Jeritan. Teriakan. Tangisan, bahkan diam tanpa emosi menjadi kenangan tersendiri bagi peserta.

Tragedi pun terjadi karena sedikit kesalahanku yang mungkin sangat fatal. Hampir mencelakakan satu peserta, karena lupa tidak mengaitkan tali rem saat peserta meluncur dari ketinggian. Bahu anak itu menabrak finish di seberang dengan kecepatan tinggi. Pohon Jati besar jadi tumpuan tuk berhenti. Kakak yang di seberang pun kaget, ketika peserta meluncur tanpa henti. Jantungku berdebar kencang, takut terjadi apa-apa pada si anak. Aku berlari ke bawah menuruni bukit, dan anak itu di tidurkan terlentang untuk mendapat perawatan dari tim relawan. Kakak instruktur lebih takut daripada aku, dia jongkok dan memegang kepalanya dengan kedua tangannya, seolah kecewa dengan bantuan yang aku tawarkan. Dan menjadikan satu tragedi yang harusnya tidak terjadi. Kakak Instruktur pun mengikuti aku turun ke arah anak tadi. Saat di interogasi anak itu hanya diam, pucat, tapi dia bilang tidak sakit. Aku suruh minum air putih yang banyak dan membiarkan istirahat sejenak. Semua lega anak itu tidak kenapa-kenapa. Tragedi itu tidak menjadikan yang lainnya takut, justru mereka lebih antusias tuk mencobanya. Permainan tetap berlanjut sampai kakak relawan ikut meluncur termasuk aku tidak ketinggalan.

Tidak terasa kami hampir seharian di Hutan Wisata Wonosadi. Dari jam 8 pagi, sampai jam 3 sore. Agenda kami tutup dengan kesan dan pesan dari peserta, kakak panitia serta relawan training. Rasanya ingin mengulang lagi berbagi dengan alam. Masih banyak lagi wisata di Gunung Kidul, Seperti pantai Sundak, Krakal, Kukup, Sepanjang, Baron. Rerentetan pegunungan kidul yang melebar menjadi perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta yang hijau tampak alami serta Goa-goa disekitarnya.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

So, ada yang mau ikut agenda berikutnya… Ini kisahku mana kisahmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s