Kegelisahan

Sungguh
Aku tak pernah menbencinya
Tapi
kebenciannya padaku
Sungguh terlihat dari tiap perilakunya

Saat ku dekat
dia kian jauh
Apakah aku seburuk itu?
Sampai dia tak mau dekat denganku

Saat ku ramah padanya
Dia seolah tak peduli
kelopakku seakan kering
Membiarkannya menetes tiap saat

Apa yang harus ku lakukan?
Tuk melunakkan hatinya
Semua cara tlah ku coba
Smua sia-sia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s