September Menyapa

Oleh : Erni Ratna

September kembali menyapa
Dalam rengkuh bayu semilir
Mengusik lembut khayal mengalir
Membumbung tinggi
Membuncahkan ingatku kembali
Akan kepingan yang semakin tertinggal
Dengan nafas yang kian tersengal

September kembali menampar
Tentang impian yang perlahan terbakar
Semakin jauh tertinggalkan
Dan waktupun seakan kian terhabiskan
Menerbitkan rasa gundah tak karuan

September terus berjalan
Dentang jamnya tak mau dihentikan
Detak detiknya tak kenal kematian
Resah ku menunggu pastinya waktu
Tentang waktu tercapainya goresan asaku
Karena janjiku pada jiwa
Adalah menghadiahkan segenggam cita
Yang telah kukencangkan ikatnya
Juga ku talikan pengaitnya
Di tiap September tiba

Aku malu dengan September yang lagi lagi menyapa
Pada janji yang tak kunjung kutepati
Janji tentang coretan mimpi mimpi

Sadarku September memang tlah menyapa lagi
Namun kubiarkan saja kini ia mendegupkan lorong hati
Harap ia kan menggelegakkan percaya di balik nurani
Didorongnya ku tuk ayunkan kaki
Menyingkirkan gontai langkah yang tak pasti
Membarakan api ku lagi
Mengajakku menapak kembali
Meneruskan jejak yang sempat terhenti
Merangkai mozaik mimpi mimpi

Kembali ku harus mengayuh roda impian
Dengan yakin yang kian terangkaikan
Harapku harus tetap berdetak
Anganku tak boleh terserak
Yakinku harus menghujam
Bahwa selalu masih ada kesempatan
Untuk kembali menata buritan
Hingga angin mengipaskankan layarku terkembang
Aku masih percaya pada hukum hidup nan pasti
Ketika ku tak sembarangan berpolah diri
Tekun meniti jejak,meski beraral duri
Ataupun bersakit serak ragawi
Dan terbasah keringat atas nama penat diri
Maka ku pastikan tak lama lagi
Bintang itu kan siap dipetik tangan
Rembulan siap pula menghibahkan sambutan
Matahari benderang senyum simpul kebanggaan

Ah , biar September tetap datang lagi
Kanvas mimpiku tetap kan terus kucoreti
Meski harus kukejar dengan setengah berlari
Karena aku tak mau pensiunkan diri
Karena Jalan mimpi ini juga tak boleh terhenti

September kembali harus kueja
Dengan sisa hari hari yang ada
Senyum simpul September merona
Merangkai zamrud cita dalam langit langit asa

Solo, 3 Juli 2011

** Erny Ratnawati
Mengenangi kembali coretan mimpi mimpi di september tiga tahun lalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s