MY TRUE LOVE WAY, AGAIN AND AGAIN

Oleh : IKA (edit : harjanto dc)
Catatan seorang istri : For my lovelly prince, i miss u always miss u


Kulihat ada segenggam cinta yang tampak jelas terlihat dari sorot matanya
Tatapannya yang meneduhkan
Cinta yang begitu membara seiring bergulirnya waktu
Tampak jelas memenuhi ruang jiwanya
“Aku mencintaimu karena Alloh,” sangat jelas kata-kata ini meluncur dari bibirnya yang selalu setiap saat ku dengar.
Cintanya begitu tulus, begitu agung, hingga semut-semut pun akan cemburu padanya. Dan malaikat sekalipun akan mencemburuinya.
“Kudapatkan bidadari di rumahku,” itulah kata-kata pujian yang setiap saat dia lantunkan padaku.
Sungguh merekah jiwa ini dan hati ini mendengar setiap ucapnya
Tanpa terasa akupun sangat sangat merindukannya
Sebuncah cinta perlahan-lahan merekah memenuhi ruang jiwa ini, tapi tentu saja cinta yang semata-mata karena Alloh. Cinta yang tulus dari hati ini. Cinta yang tak berdasar materi.

Ya Alloh sungguh aku sangat mencintainya karena kecintaanku padaMu
Perjalanan ini sudah agak panjang, hampir 2 tahun sudah tapi tak pernah sekalipun kudapati sinar redup hatinya dan sungguh dia semakin bersinar menerangi setiap langkahku.
Dia yang mau menerima aku apa adanya, yang bisa dibilang sangat jauh dari muslimah itu sendiri. Secara aku yang belum bisa memasak, belum bisa apa-apa, setiap saat yang selalu ngomel-ngomel nggak jelas banget. Kekanak-kanakanku masih saja menempel pada diriku, walaupun aku sudah menikah. Terkadang muncul juga perasaan aneh, “untung aku sama dirimu, kalau sama yang lain bisa dipecat aku.”
Kalau dibandingkan antara aku dan dia, bagai langit dan bumi. Secara dia sangat perfect, nggak pernah marah, nggak pernah ngomel, menghadapi apapun dengan sangat sabar bahkan kesulitan seberat apapun dia tetep kuat tanpa sekalipun mengeluh. Sungguh aku malu padanya, malu dengan sifat-sifat kekanak-kanakanku, sifat manjaku yang belum sempurna hilang.

Tapi beribu-ribu kali dia menerimaku, bahkan selalu menyanjung aku dengan seribuan pujian. Sungguh imposible mission jika aku membayangkan. Really, sampai sekarangpun dia masih selalu membanggakan aku. Seorang bidadarinya. Bidadari yang menurutnya setiap hari bikin dia tambah sayang. Dan aku pun mulai tersadar dan paham, sekali lagi dia ternyata sungguh mencintaiku. Mungkin melebihi cintaku padanya, cintaku yang sudah terbagi dengan sederet keinginan-keinginan duniawi. Astaghfirulloh!

Saat ini bersama lantunan adagio in c minor. My favorit musik.
Aku merasa bersalah dengan segenap perhatiannya, kasih sayang yang dia beri padaku yang berbalas dengan seadanya.
Tak terasa mutiara mutiara cinta mengalir seiring cintaku padanya. Di usianya yang saat ini milad 27 tahun, aku merasa belum bisa memberi yang terbaik buatnya. Walaupun kekurangbaikanku dimatanya itu adalah hal yang sangat baik. Magic, fantastic, wonderful, amazing, etc.

Tapi menurutku ini tak ada apa-apanya dengan apa yang aku beri selama ini untuknya.

Segenggam cinta
Karena aku tahu, he is always loving me, again….again….
Dan aku mulai jujur, bahwa sesungguhnya aku juga sangat mencintainya
Aku sangat merindukannya
Tak ingin kehilangannya

Dan kini, i loving you in my way….again and again…
Seperti kamu jua, i love you because Alloh

2 thoughts on “MY TRUE LOVE WAY, AGAIN AND AGAIN

    1. ni kisah temenku, bukan kisahku dan aku kisahkan dalam sebuah buku yang sudah beredar dalm antologi a sweet candy For teens, bali ja bukunya di gramedia 38.800, ukuran 14 x 21 , terbit februari 2012, bagus bukunya. Cover ada di blog ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s