Mengusahakan ‘Usaha’

Mengusahakan ‘Usaha’
Oleh : harjanto dc

Semangat anak-anak kaki gunung pagi ini luar biasa. Sebuah pembelajaran yag tak kalah penting adalah saat kita belajar dari anak-anak. Tak selamanya anak-anak hanyalah anak bau kencur yang tak mengerti apapun, yang belum banyak makan garam. Justru terkadang sikap polah anak itu adalah sebuah pembelajaran yang ditunjukan tanpa kita sadari oleh Allah.

Setiap dua pekan sekali, selalu ada pertemuan rutin anak asuh sebuah yayasan sosial pemberhati anak-anak. Tak hanya anak, bisa jadi hampir semua lini yang membutuhkan bantuan mereka masuki. Memang belum lama mengenal mereka, tapi sudah beberapa kali ikut kegiatan, dari outbond sampai berkebun.

Pengurus nya pun bukan orangtua, tapi beberapa orang remaja atau yang lagi dalam proses pendewasaan diri, tapi pikiran mereka mampu berbagi, berbuat baik untuk orang lain. Bagaimana dengan kita ?

Lebih dihargai ketika datang dengan mengkayuh sepeda reot-nya, daripada ijin karena tidak ada angkot. Ketika seseorang sudah tidak mau mengusahakan sesuatu untuk berubah, ya selamanya dia akan tetap pada satu posisi yang sama. Tidak akan pernah ada perubahan. Beda dengan orang yang berusaha, pasti ada hasil ada usahanya itu. Sebuah perubahan yang lebih baik atau malah sebaliknya.

S = v x t, itu adalah rumus jarak. Jarak bukanlah jurang penghalang, ketika v : kecepatan otak berpikir diikuti ada waktu : t, untuk mengusahakannya, maka jarak bukanlah suatu masalah untuk kita hancurkan.

Ada yang siap berbagi untuk anak-anak ini, menjadi kakak asuh?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s