Sayap yang Patah dan Kembali

Sayap yang Patah dan Kembali
By : Harjanto dc

Ari dapatkan adik yang ia impikan sejak kecil. Kedekatan yang selalu diharapkan, kini dengan adanya jarak harapan itu menjadi nyata. Dulu saat Ari yang ada di posisi adiknya, rasa-rasanya butuh tenaga ekstra untuk mendapatkan perhatian itu. Namun, kini saat adik yang di posisi Ari, justru mendapatkannya dengan lebih mudah.

Dulu Ari selalu mengira, adanya jarak karena sifatnya yang mungkin kata orang ia “kemayu”. Pada suatu ketika waktu dibangku SMP, saat Ari kelas 3 dan adik kelas 1. Ari 3 tahun lebih tua dari adiknya. Ada suatu kejadian yang menjadikan Ari berpikir adiknya malu memiliki kakak seperti ia. Disaat teman-teman Ari melontarkan perkataan yang tidak disukai adiknya.

“Hei…adiknya Ari yang kemayu.”

Tanpa pikir panjang, adik berusah membelaku dengan memukul teman-temanku. Nah, sejak saat itu Ari berpikir kalau adiknya malu punya kakak dengan sifat yang seperti itu.
Namun, prasangka itu sirna. Saat Ari dapatkan kedewasaan adiknya mempengaruhi pola pikir dalam kehidupannya. Kini tiga bersaudara yang semuanya laki-laki itu telah dewasa. Beda saat waktu kecil, Ari selalu menjadi bulan-bulanan kakak dan adiknya.

Waktu berjalan sebegitu cepat, ketika mengenang masa-masa itu rasanya ingin sekali kembali ke masa-masa itu. Namun, waktu tak akan pernah kembali. Masa depanlah yang harus dipikirkan.

2 thoughts on “Sayap yang Patah dan Kembali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s