Berduel dengan Maut!

Berduel dengan Maut!
By : harjanto dc

Tubuh tinggi selalu jadi prasangka buruk. Kenapa? Apa yang salah dengan ketinggian. Menurutku tidak ada yang salah. Ya, kadang dalam kasus-kasus tertentu, misalkan saja saat berenang. Saat di kolam renang, seseorang dengan ketinggian akan selalu dianggap bisa jadi penolong jika terjadi insiden, atau bisa menyelamatkan dirinya sendiri waktu tenggelam. Benar sih, tapi ada kalanya orang tinggi yang lagi belajar berenang akan dianggap sedang becanda saat insiden itu mengenai ia sendiri. Sekitarnya tidak akan percaya dengan apa yan terjadi.

Nah itulah yang terjadi beberapa kali pada Ardi. Beberapa bulan yan lalu hampir saja ia tenggelam di perairan Baron, di sungai kecil yang terhubung dengan pantai selatan. Saat arus tiba-tiba membalik arah, beberapa orang terseret ke arah yang lebih dalam. Tiba-tiba Ardi pun ikut panik dengan segala keadaan, berusaha menggapai tepi dan memberikan sinyal kalau tenggelam dengan menggerakkan tangan. Namun, apa yang terjadi? Teman temen mengira Ardi sedang becanda dengan pura-pura tenggelam. Tubuh tinggi belum tentu kemudian bisa selamat di dalam arus ketika tidak bisa berenang.

Dan pagi ini kejadian terulang, saat lagi asyik berenang dan belajar untuk bisa berenang dengan gerakan yang benar. Mencoba di kedalaman 2 meter. Naas-nya, sebelum menggapai tepi, tenaga pun habis untuk menggerakan badan. Seketika panik dan tubuh pun bergerak seperti ada yang menarik ke bawah. Dengan tinggi 180 cm, kaki pun tak sampai dasar untuk tumpuan. Sempat menelan air tiga kali, baru kemudian salah satu teman menariknya keluar dari kedalaman.

Ada yang pernah bilang untuk bisa melakukan apapun yang mustahil maka perlu ada paksaan, seperti halnya untuk bisa berenang maka tenggelam adalah resiko. Kejadian-kejadian itu menginggatkan masa kecilku saat berenang di sungai belakang rumah. Tragedi yang sama, tenggelam di aliran yang sedikit deras. Dan waktu itu ada teman yang bernama Agus yang menyelamatkan nyawaku. Mungkin kalau tidak ada dia aku tidak ada sampai sekarang. Mungkin karena itu juga sampai sekarang aku tidak bisa berenang.

Tidak ada sesuatu yang musthil jika Allah berkehendak. Bukankah yang penting proses dari usaha itu? Yap. Walaupun harus tenggelam, tidak ada salahnya selalu mencoba. Hmm. Besok mencoba lagi untuk melakukannya. Kalau dipikir daripada berenang, memang lebih menarik track-trackan dijalanan. He…he…[]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s