Book Review

By: Fachmy Casofa
SMP Muhammadiyah 7 Surakarta
13.00, ahad 17 April 2011

BOOK REVIEW
Ada lima aturan dalam Book Review:
1. Memahami atau menangkap tujuan (maksud) dari sang pengarang dengan karya yang dibuatnya. Berhasil dan tidaknya kita menangkap tujuan dari sang penulis akan menentukan bagus tidaknya resensi kita.
Caranya: Mengaris bawahi hal penting dari buku menjadi sebuah ringkasan dalam beberapa halaman folio (terserah kita)

2. Memiliki tujuan dalam membuat resensi buku
Ada 2 poin penting dalam hal ini:
a. Bisa jadi kita mengajak orang lain membaca buku
b. Mengkritik dan memberi masukan kepada si penulis dan karya
Sisi Bahasa
Bobot isi dalam membahas suatu masalah tertentu
Sisi editing penerbit
Sisi pengemasan buku
Kerelevanan dengan kondisi

3.Mengenal atau mengetahui selera dan tingkat pemahaman dari para pembaca. Ini berkaitan erat dengan buku yang kita resensi dan dikirimkan ke media.
Misal:
Saat mengirim resensi ke majalah islam berarti harus bersifat islami.
Mengirim ke media lokal diusahakan buku yang bersifat kebudayaan media itu.

4. Memiliki pengetahuan menguasai beberapa disiplin ilmu, fungsinya adalah sebagai tolak ukur ketika mengemukakan keunggulan dan kelemahan.

5. Jadilah pengamat buku sekaligus kolektor buku.
Fungsinya:
a. Kita mengetahui update buku terbaru sehingga kita tidak meresensi buku lama
b. Memberikan perbandingan dengan buku lain yang sejenis

Advertisements

Agar Naskah Layak Jual

By: Fachmy Casofa
Ahad, 20 Maret 2011
SMP Muhammadiyah 7 Surakarta

AGAR NASKAH LAYAK JUAL
Powerful headline (membuat judul)
1. Aliterasi (repetisi pada awal atau akhir kata secara berurutan
Contoh: bidadari mewangilah sampai ke surga

2. Sigmatis (repetisi bunyi ‘S’ memberikan efek dramatis tertentu)
Contoh: Sayap-sayap Kapas
Gerimis Siang Sirnalah Sudah

3. Tautologi (repetisi dengan menggunakan sinonimnya)
Contoh: Menyima Duka dan Lara
Kekokohan Karang Niat

4. Gunakan angka
Contoh: 7 Keajaiban Menikah
50 Jurus Jitu Menulis

5. Hot Words
Contoh: Luar Biasa! Terampuh
Misteri Mukjizat
Gratis! Keajaiban
Rahasia Terlengkap
6. Kontroversi
Membuat Kebalikan atau membalik keadaan

7. Mengawali dengan pertanyaan
Contoh: Kaya dalam 14 Hari, Mungkinkah?

8. Keep it Simple
Batas maksimal tujuh kata. Selebihnya, akan sangat mengganggu layout dan keasikan sebuah judul.
Contoh: Tips Jitu Persahabatan Makin Seru!

9. Pique Curiously (Penasaran)
Contoh: Malas itu Bagus Sibuk itu Jelek

10. Janjikan Kegunaan
Contoh: Bebas Stroke Dengan Bekam

Mencuri Perhatian di Paragraf Awal
1. Hal-hal yang membuat pembaca penasaran
2. Kalimat pendek tapi penuh makna
3. Berikan Quote
4. Pertanyaan

Materi Pelangi (8 Mei 2011)

by: Casofa Fachmy
at: SMP Muhammadiyah 7 Surakarta
8 Mei 2011, 13.00


KATA TRANSISI ANTAR PARAGRAF

Adalah kata untuk menyambung kalimat dan terletak di awal paragraph atau kalimat pertama.
Macamnya:
1. Kualifikasi: Sementara itu, Daripada itu,
2. Ilustrasi (eksplanasi): Misalnya, Contoh, Jadi,
3. Komparasi (perbandingan): Seperti halnya, sebagai bandingan, Demikian pula, Demikian halnya,
4. Kontras: Akan tetapi, Tetapi, Namun, Bila, Kendati demikian,
5. Konsekuensi: Jadi, Akibatnya, Sehingga, Maka dari itu, Itulah sebabnya,
6. Konsensi: Namun demikian, Asalkan, Dengan Catatan,
7. Amplifikasi: Lebih dari itu, Lebih jauh lagi, Juga, Selain dari itu, Memang, Sudah barang tentu,
8. Konklusi (Kesimpulan): Akhirnya, Kesimpulannya, Sebagai simpulan, Pokoknya, Jadi, Masalahnya,

DEPERSONALISASI
PERSONAL (sebaiknya di hindari) dan IMPERSONAL

Saya menemukan bahwa…… Ditemukan bahwa…..
Saya terkejut mengamati bahwa…. Observasi tersebut mengejutkan…..
Saya kira hasilya menarik karena….. Hasilnya menarik karena….
Saya memutuskan untuk menggunakan… Keputusan dibuat untuk menggunakan….
Saya mengambil ini untuk mengartikan… Ini menunjukan bahwa…./Dengan kata lain…

Beberapa contoh Depersonalisasi, sebaiknya ketika membuat suatu naskah gunakan IMPERSONAL dan ini tidak ada trik khusus untuk membuatnya. Kuncinya dalah ketelitian dan kepiawiandalam menulis.

MEDIA MASSA

ELEMEN KEPENULISAN
1. REPORTASE
Reportase adalah laporan lengkap/interpretative berupa pemberitaan penyelidikan (investigation dan reporting) sebagai hasil dari pengkajian fakta-fakta lengkap dengan latar belakang dan kecenderungan yang mungkin terjadi dimasa mendatang.
Kegiatan Reportase:
o Meliput
o Mengumpulkan fakta-fakta tentang berbagai unsure berita dari berbagai narasumber
o Menuliskan dalam bentuk berita jadi

2. BERITA
Ada 7 kelayakan berita:
o Penting
o Baru saja terjadi/actual
o Unik/ bukan sesuatu yang biasa
o Asas ketrkenalan
o Asas kedekatan
o Magnitude/dampak suatu peristiwa
o Trend

3. ESAI
Adalah Komposisi Prosa singkat yang mengekspresikan opini penulis tentang subyek tertentu. Bagiannya adalah pendahuluan (Latar belakang dan pengantar), Tubuh (menyajikan informsi), Konklusi (kesimpulan).
Macamnya:

o Esai Deskrptif: Bentuk esai ini mencakup rincian nyata untuk memebawa pembaca menjadoi visualisasi sebuah subyek.
o Esai Ekspositori: Penjelasan tentang Proses, Membandingkan 2 hal, Identifikasi sebab akibat, Menjelaskan dengan sontoh, Mengklarifikasi, dan Mendefinisikan.
o Esai Naratif: Disajikan dengan cara bertutur, biasanya disesuaikan dengan urutan waktu.
o Esai Persuasif: Esai yang memotivasi pembaca untuk ikut serta dalam suatu aksi/tindakan.
o Esai Dokumentatif: Esai yang memberikan informasi berdasarkan suatu penelitian dibawah suatu institusi/otoritas tertentu.

4. KOLOM
Kolom adalah sebuah rubrik di media massa yang berisi karangan atau tulisan pendek yang merupakan pendapat subyektif penulisnya. Kolom sebenarnya bisa dikatakan mirip dengan esai hanya saja tulisannya jauh lebih pendek.

Kiat menulis Kolom:
o Tunjukan pendirian yang teguh: Tulislah apa yang benar-benar kita percaya dan yakin, sehingga dapat memberikan argumen yang kuat.
o Pertahankan Fokus tulisan: Fokus pada suatu masalah akan memberikan impresi (Kesan) yang kuat pada tulisan.
o Pahami pandangan yang berlawanan
Ex: Orang yakin poligami tidak boleh tapi kita yakin poligami boleh
o Mengacu pada fakta: Fakta akan memberikan Bobot pada tulisan
o Gunakan Analogi (Pemisalan): Untuk menyederhanakan penyelesaian yang rumit agar lebih mudah dipahami.
o Kritis: Para pembaca lebih menggemari kolom yang berani dan peunya pendirian kuat.
o Lakukan Reportase: Tulisan yang dibuat natinya akan lebih membumi dan dekat dengan pembaca (karena berdasarkan sember-sumber yang kita gali)
o Tulisan yang personal dengan selera lokal: Karena tulisan akan terasa lebih riil, relevan, dan selalu diingat.
o Tunjukan hasrat pada tulisan: Gaya agresif sehingga pembaca merasa di recard /diisi kembali saat membaca kolom.
o Berikan solusi jangan hanya mencuatkan sebuah wacana: Karena pembaca selalu ingin mendapatkan solusi dan pencerahan.

5. ARTIKEL/OPINI
Artikel adalah tulisan lepas yang berisi opini seseorang yang mengupas tuntas suatu masalah tertentu.
Sifatnya
o Aktual dan kontroversi akan tetapi tujuan utamanya untuk meninformasikan (informatif)
o Memengaruhi, meyakinkan dan menghibur (Recreative)
Tekanan
Menekankan pada pendapat pribadi penulis yang memperkuat argumen logis dan pemikiran kritis terhadap suatu masalah.
Sumber
o Ide
o Gagasan
o dan Pendapat dari penulis yan kemudian digodog

Creative Writhink (part. two)

by: Fachmy Casofa (creativewrithink.wordpress.com)
at: Balekambang, Solo
19 JUNI 2011, 13.00

Absensi pelangi: kepala suku (casofa fachmy)
Anak-anak: Bunda Fuah, Nungma, Nury akira, Ara Amira, Ummi, Aprisa, C Mut, Mas Tyo, harjanto dc

1. Author & Editor Collaboration
Karya besar selalu dihasilkan dari kolaborasi yang baik antara author & Editor.

2. Sifat Tulisan
Pribadi tertutup: sangat pribadi da cenderung dirahasiakan.
Pribadi terbuka : sangat pribadi tetapi dibiarkan dibaca orang lain.
Publik terbatas : untuk konsumsi orang banyak, tetapi lingkup terbatas.
Publik terbuka : untuk konsumsi orang banyak, dalam lingkup tak hingga.

3. Non fiksi Vs Fiksi
Nonfiksi/faksi : kebutuhan (need)
Fiksi : Keinginan (want)

4. Laras/ragam tulisan
Journalistic Writing : Artikel, feature, berita, esay, tajuk
Business writing/PR writhing : Press release, presentasi, pidato
Academic Writing : skripsi, tesis, modul, makalah
Book writing : fiction cook book, travelling book
Literature (sastra) : novel, puisi, drama, cerpen, syair
Copywriting : iklan, pengumuman, audisi
Entertainment : scrip talkshow, skenario, speech

IDE-IDE : Kreativitas baru, Inovasi baru, hasil perenungan, catatan perjalanan, kisah nyata, ilmu dan ketrampilan, kiat dan tips, pengalaman.

5. Mengikat ide
Berpikir secara ‘out of the box’.
Berproses kreatif secara sistemik.
Berkomitmen menyelesaikan.

6. Agar tulisan berdaya
Tunjukan, jangan diberi tahu
Pilih detail-detail yang memberi warna gambaran
Letakkan beberapa kekuatan di semua bagian
Sematkan judul yang mencekam (tajam)
Berbagi draft dengan orang-orang objektif

7. Empati Penulis
Empati persoalan
Empati kemudahan
Empati bahasa
Empati kebutuhan
Digunakan sesuai kebutuhan pembaca dan sasaran atau target

8. Effective Writhing
Stimulating Ideal: ide bagus yang fresh, informasi akurat
Logical Organization: penulisan yang baik selalu sistemik
personal Voice: mampu mendengar suara hati penulis
Original Word Choice: penulisan yang baik megandung diksi yang terpilih
Smooth Sentences: Tulisan mengalir dengan halus
Correct, Accurate Copy: penulisan terbebas dari kekeliruan